Tim Sukses Dapat Kado CPNS

Tuesday, 13 October 2009 11:30
Seleksi Pemprov Dijamin Murni 100%
MANADO- Aroma curang di seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) se-Sulut tahun 2009 mulai tercium. Santer terdengar, tim sukses calon bupati/wali kota saat Pilkada kebagian jatah. “Banyak kerabat kami sudah PNS saat penerimaan lalu. Sekarang inipun akan di-PNS-kan. Itu jatah tim sukses waktu Pilkada,” ungkap salah satu pimpinan parpol.
Menurutnya, ini sudah jadi kesepakatan sebelum pilkada dilaksanakan. Apalagi bukan sedikit dana yang disumbangkan tim sukses saat pilkada dilaksanakan. “Jadi bargainingnya ada beberapa. Yang lain dapat jatah proyek pembangunan, lainnya kursi CPNS,” katanya lagi.
Fenomena ini ditanggapi Ketua Lembaga Pemantau Pemerintahan Pembangunan dan Kemasyarakatan (LP3K) Manado Jeheskiel Lairah. “Paling rawan soal kebocoran soal. Karena soal ujian CPNS disusun sendiri oleh tim Sulut,” katanya.
Menurut Lairah, kerawanan rekrutmen CPNS adalah kesalahan pusat. Sebab, pusat memberikan kelonggaran saat daerah mendesak untuk melaksanakan sendiri rekrutmen. “Saat rekrutmen ditangani pusat tahun 2004, kemudian provinsi pada 2005, relative tidak ada KKN. Setelah ditangani kabupaten/kota, kecurangan banyak terjadi,” katanya seraya menyebut, untuk mengibuli public tidak semua kursi CPNS KKN. Karena ada beberapa formasi yang murni.
Asisten III Pemprov Sulut Drs Ferdinand Novi Mewengkang MM mewarning orang-orang yang sengaja mencederai perekrutan CPNS. ”Cara-cara itu merupakan kegagalan dalam mencetak kader birokrat,” kata Mewengkang.
Atas dasar itu, Mewengkang memahami adanya kekhawatiran masyarakat. Kekhawatiran dari masyarakat pasti ada bahkan ada yang sama sekali tidak percaya dengan perekrutan CPNS yang dilakukan selama ini.
Mulai adanya titipan pejabat, transaksi lewat calo, hingga kemungkinan jual beli soal. “Saya dengar di masyarakat dan saya baca di media massa. Namun, sekali lagi saya tegaskan, pemerintah berusaha mencari regenerasi birokrat yang bisa mengelola daerah ini menjadi lebih baik,” ujarnya.
Khusus di Pemprov Sulut, Mewengkang menjamin murni 100%. Karena Gubernur SH Sarundajang menjamin adanya transparansi, objektivitas dan akuntabilitas dalam rekrutmen CPNS. ”Siapapun tidak bisa turut campur, termasuk pejabat,” tandasnya.
SERTIFIKASI GURU
Sementara, untuk mendapatkan sertifikasi guru ternyata tidak hanya untuk lulusan S1 saja. Guru lulusan SMA pun bisa mendapatkan sertifikat tersebut.
Menurut Alvius Lomban, anggota Komite 3 DPD RI dari Dapil Sulawesi Utara (Sulut), tenaga pengajar yang lulusan SMA bisa disertifikasi seperti lulusan S1 atau S2. Dengan catatan, guru tersebut usianya 50 tahun dan masa kerjanya 20 tahun.
“Ini bentuk kemudahan yang diberikan pemerintah pada guru untuk meningkatkan kualitasnya,” tutur Lomban yang dihubungi koran ini via ponsel, Senin (12/10).
Lanjutnya, bagi yang tidak memenuhi syarat tersebut, bisa diambil kebijakan dengan memberikan pensiun. Karena tidak mungkin dia melanjutkan pendidikan S1 sampai batas waktu yang ditentukan pemerintah.
Dalam program sertifikasi, pemerintah menargetkan seluruh guru dari TK-SMA dan tenaga dosen selesai disertifikasi pada 2014. Mengingat masih sedikitnya jumlah guru dan dosen yang disertifikasi, Depdiknas terus menggenjot agar target tersebut bisa tercapai.
“Kami yakin bisa tercapai, apalagi saat ini banyak tenaga guru serta dosen yang disekolahkan kembali. Ini agar tenaga guru maupun dosen yang dihasilkan merupakan tenaga profesional,” kata Direktur Profesi Pendidik Depdiknas Achmad Dasuki yang dihubungi terpisah, Senin (12/10). (fir/esy)

One thought on “Tim Sukses Dapat Kado CPNS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s