Ketika Pekerjaan anda menjadi “MEMBOSANKAN”

0

Ketika bekerja menjadi sesuatu yang membosankan semuanya terasa berat.
Mau tidur, inget kerjaan..
Mau makan inget kerjaan..
(kayak lagu aja..)
Mau berangkat ke kantor, rasanya berat..
Mau masuk pintu kantor, rasanya berat..
Mau hidupin komputer kantor, rasanya berat..
Buka kerjaan, apalagi..
Ini tandanya anda terkena sindrom males kerja..
Sebabnya macem macem : bos yang semena mena, gaji nggak naik naik, kerjaan numpuk gak abis abis, suasana kantor yang mirip LP, temen kerja yang nyebelin, Keinginan pindah ke tempat kerja lain, dan ………..masih buanyak lagi..

Dalam hal pekerjaan hanya ada dua pilihan: mencintai pekerjaan atau mengeluh setiap hari.jika tidak bisa mencintai pekerjaan maka kita hanya akan memperoleh 5 “nge“ yaitu ngeluh ,ngedumel,ngegosip ngomel dan ngeyel.

Hal yang membuat karyawan menjadi semangat adalah imbalan yang pantas ( Reward ).

Imbalan

Reward atau imbalan dalam membangun kinerja karyawan keberadaannya sangat vital. Tapi jangan dulu terburu-buru, punya pandangan bahwa untuk meningkatkan kinerja karyawan harus diberi gaji yang besar. Imbalan tidak selalu berwujud (tangible), ada imbalan yang tidak berwujud (untangible). Namun, baik berwujud atau tidak berwujud, reward harus ada dan tepat pemberiannya. Tidak semua pemberian yang dari manajer kepada karyawan dapat diartikan sebagai imbalan. Menurut Lawler, disebut imbalan jika seseorang menerima pemberian atas hasil kerjanya, baik berwujud maupun tidak, dan pemberian itu meningkatkan semangat kerjanya untuk melakukan pekerjaannya dengan lebih baik.

Berbagai macam cara, perusahaan menghargai karyawan dalam bentuk dan macam imbalan. Imbalan yang lazim adalah gaji. Namun pemberian gaji seringkali menimbulkan persoalan, jika tidak memperhatikan keragaman karyawan. Menurut Kumala I. Suryo, pemberian gaji harus digolong-golongkan. Penggolonganya paling tidak mempertimbangkan faktor-faktor pengetahuan, usaha-usaha, tanggung jawab, serta kondisi lingkungan yang dituntut agar pekerjaan terlaksana.
Selain gaji, beberapa perusahaan memberikan imbalan prestasi kerja-berdasarkan evaluasi kinerja (performance appraisal), Suggestion System yaitu penghargaan berdasarkan atas ide karyawan.

Lain diperusahaan kertas, lain pula di perusahaan telekomunikasi. Di perusahaannya tempat bekerja, Heru menyatakan bahwa sistem imbalan dan penghargaan untuk karyawan dilakukan dalam bentuk:
Masa Kerja berupa Uang Tunai dan Sertifikat/Medali Kinerja Individu berupa Promosi Tingkatan atau Jabatan Kinerja Organisasi berupa insentif atas pencapaian kinerja yang bervariasi Inovasi berupa Uang Tunai dan Sertifikat Pengakuan Apresiasi Prestasi Kerja Bulanan Apresiasi Unit Kerja Terbaik (melalui survey kepada customer internal) Karyawan Teladan Tahunan Mitra Kerja Teladan Tahunan Penghargaan Naik Haji/Ziarah untuk mereka yang aktif dalam kegiatan keagamaan
Selanjutnya untuk penyerahan setiap penghargaan tersebut dilakukan dalam satu forum pertemuan seluruh karyawan sehingga ada aspek recognizing-nya.

Sayangnya, banyak pekerjaan yang sudah dilaksanakan dengan baik tidak mendapat imbalan dari atasan. Kasus-kasus seperti ini sering memicu rasa frustasi pada karyawan. Namun banyak manajer merasa sudah memberikan imbalan, tetapi kenyataannya malah menimbulkan ketidaknyamanan pada karyawaan. Hal ini karena imbalan diberikan secara tidak tepat. Banyak contoh yang terjadi dalam pemberian penghargaan promosi jabatan dalam tugas baru di luar kota, sementara keluarga dan kehidupan rutinnya tempatnya berada jauh dari tempat kerja sekarang.

Selain ada-tidaknya dan ketepatan pemberiannya, masalah imbalan biasanya menyangkut nilai keadilan yang dirasakan oleh karyawan. Dalam pemberian imbalan harus dipertimbangkan nilai keadilan internal maupun eksternal. Secara internal, ketika menerima imbalan dari atasannya, seorang karyawan akan menilai apakah pemberian itu sebanding atau tidak dengan pengorbanan yang sudah ia keluarkan. Sering terlihat, seorang karyawan menggerutu, dan menilai betapa pelit atasanya dalam memberi imbalan. Sementara karyawan merasa bahwa perjuangannya sangat maksimal untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Karyawan merasa tidak adil penghargaan yang diterimanya, jika dibandingkan pengorbanan yang sudah dikeluarkan.

Kalaupun tidak ada masalah dalam keadilan internal, pemberian imbalan kadang bermasalah dalam keadilan eksternalnya. Secara eksternal, ketika karyawan menerima imbalan dari atasanya, ia akan membandingkan dengan imbalan yang diterima orang lain-yang selevel, baik dalam unit sendiri maupun di unit kerja yang lain. Jika karyawan merasa bahwa imbalan yang diterimanya dirasakan masih lebih rendah dari orang lain sebagai pembandingnya, maka masaih ada masalah keadilan eksternal dalam sistem imbalannya.

Maknanya, bahwa dalam membangun kinerja karyawan harus ada imbalan. Imbalan dapat berwujud maupun tidak. Pemberiannya harus tepat, menurut waktu mapun kebutuhan karyawan. Sistem pemberiannya harus dapat dirasakan adil, baik secara internal maupun eksternal. sipppppp….!!!!

ID Card Palcomtech

9

Jambi 18 November 2008. Setelah menyelesaikan tahap akhir dari rangkaian kerja pembuatan ID Card Palcomtech Jambi. Maka berita ini baru bisa dimunculkan melalui web blog ini.

Inilah ID Card Palcomtech hasil desain Andi Yuslaini ( Seorang Instruktur yang berpengalaman di bidang desain ). id-cardDirencanakan di akhir tahun 2009 ID Card ini sudah selesai di catak dan sudah di bagikan kepada siswa palcomtech 1 Tahun. ID Card ini turut bekerjasama dengan delapan tenant ternama di Kota Jambi. Menurut Manasye Damanik yang dibantu oleh saudara Dino selaku Marketing Palcomtech Jambi ke delapan tenant nantinya akan menjadi rekan partner palcomtech Jambi selama setahun kedepan.

Peluncuran Kalender 2009 Dari Palcomtech Jambi

0

kalender-2009

Jambi 18 November 2009. Hari berlalu, bulan berlalu maka seiring dengan itu tahunpun berganti. Palcomtech Jambi berkeinginan untuk menampilkan hari-hari yang indah dengan membuat kalender 2009 dengan format yang lebih keren dari tahun-tahun sebelumnya. Ditemui di meja kerjanya Mas Andi Yuslaini telah membuat sebuah desain kalender 2009 yang akan segera dicetak dan akan segera di promosikan ke sekolah-sekolah dan masyarakat jambi semua. Rencana ini telah mendapat persetujuan oleh pimpinan Palcomtech Jambi ” Pak Andi”. Beliau berkata ada sedikit yang harus diperbaiki lagi dari desain tersebut. Beliau juga berpesan “Diharapkan dengan tampilnya kalender 2009 Palcomtech ini masyarakat jambi lebih mengenal Palcomtech dan masyarakat lebih berminat untuk belajar komputer di Palcomtech”

Pintar Vs Bodoh dalam meraih kesuksesan

0

sukses2

Pandangan orang saat ini banyak yang keliru terhadap ukuran kesuksesan seseorang. Orang sukses adalah orang yang banyak memiliki harta berlimpah itulah anggapan kita saat ini. Saat melihat (maaf) guru SMP atau SMA negeri yang pergi ke sekolah naik angkot atau memakai sepeda motor ‘jelek’ kita akan beranggapan bahwa jadi guru itu tidak akan sukses.

Pandangan seperti ini diperparah lagi dengan adanya anggapan bahwa orang yang pintar (bidang akademis) akan kalah ’sukses’ dengan orang yang bodoh (akademisnya).
sukses1

Banyak teman saya yang (sekali lagi maaf) kurang dalam nilai akademis-nya saat SMA, tapi ia seperti terlihat tenang dan saat saya tanya kenapa? Ia menjawab tenang saja nilai rapot tak akan membuat kita kaya saat dewasa nanti. Kata siapa??? Lalu ada pula anak yang cerdas dan jenius namun kurang bergaul, dia berpendapat bahwa kesuksesan hanya bisa direngkuh dengan kerja keras dan komunikasi/pergaulan menjadi nomor dua. Itu adalah pendapat yang salah juga.

Dalam kehidupan ini ada banyak orang sukses dan sebagian besar orang sukses itu adalah orang yang bisa memaksimalkan kemampuan akademis mereka lalu ditunjang dengan kemampuan emosional dan juga komunikasi/pergaulan yang baik. Memang ada yang sukses hanya dengan mengandalkan komunikasi, tapi hal tersebut sangat sedikit dan cenderung dikatakan anomali.

Jadi di sini saya mengajak kepada teman-teman sekalian untuk kembali meluruskan apa itu arti kesuksesan dan bagaimana kesuksesan itu dapat kita raih.

Apakah memang benar orang yang masa sekolahnya bodoh dalam bidang akademis akan mampu meraih kesuksesan dibanding dengan yang pintar? Kita boleh melihat contoh seperti Sir Boden Powell (Bapak Pramuka), Bill Gates, bahkan Mussolini. Mereka semua tidak memiliki apa-apa dalam bidang akademis tapi mereka bisa sukses. Lalu bagaimana dengan orang yang merengkuh kesuksesan berkat kemampuan akademis mereka? Tentu banyak, kita bisa ambil contoh Habibie dan Yudhistira Nugraha (Juara Olimpiade Fisika tk. Internasional). Mereka sukses berkat ‘bakat akademik’ mereka. Lalu sekarang pertanyaannya lebih berpeluang mana untuk merengkuh kesuksesan, Si Pintar atau Si Bodoh ??

Cara Bijak Menegur Anak Buah

0

Boss lagi gilakk...!!!Ditegur atau diperingatkan atas kesalahan yang Anda lakukan memang sama sekali bukan peristiwa menyenangkan. Rasa malu, gengsi, bahkan kadang sakit hati tak jarang menguasai pikiran Anda setelah mendapat teguran atau peringatan dari orang lain. Tapi jangan salah, ternyata menegur itu lebih tidak enak lagi loh daripada ditegur. Ada beban tersendiri ketika harus memperingatkan dan mengungkapkan kesalahan orang lain.

Makanya nggak heran jika muncul perasaan sungkan dan risih saat harus menegur orang yang salah, sekalipun yang akan Anda tegur itu adalah anak buah. Tapi demi kedisiplinan dan berjalannya sistem kerja yang teratur, Anda harus berani menegur mereka yang salah. Berikut ini tips menegur yang cukup bijak:

 

Kumpulkan Informasi Akurat
Dalam menegur seseorang, Anda harus memiliki alasan dan informasi yang akurat. Tanpa hal ini, Anda bisa dianggap sewenang-wenang. Setelah mengumpulkan alasan dan informasi tersebut, tentukan waktu dan tempat untuk membahas masalah ini. Tapi ingat, jangan mencari-cari kesalahan orang lain hanya karena Anda merasa ingin menegur. Artinya Anda harus menegur secara objektif.

Tegurlah Setelah Terjadi Pelanggaran
Jangan menunda-nunda waktu untuk menegur. Begitu tau telah terjadi pelanggaran, lakukan peneguran. Jangan habiskan waktu untuk mencari semua bukti. Ini bukan sidang pengadilan yang mengancam terdakwa masuk penjara. Jika Anda telah memiliki alasan dan informasi yang akurat, ditambah keyakinan, maka sudah cukup alasan Anda untuk menegur.

Lakukan Secara Personal
Usahakan jangan menegur di tengah orang banyak. Dan jangan sekalipun menegur melalui bantuan orang lain. Lakukan empat mata dari pribadi ke pribadi. Pilihlah tempat yang melindungi privacy. Bersikaplah profesional! Jangan mempermalukan di depan orang lain.

Berikan Teguran Dalam Keadaan Tenang
Ingat, jangan menegur dalam keadaan penuh emosi. Karena emosi yang tak terkendali bisa memperburuk keadaan. Lagipula sesuatu yang dilakukan dalam keadaan tenang hasilnya akan jauh lebih baik dan objektif.

Fokus Pada Persoalan
Teguran hendaknya jangan melenceng dari persoalan. Artinya Anda tidak boleh menyinggung hal-hal yang tidak berkaitan dengan masalah pokok, apalagi jika Anda menyinggung masalah pribadi. Selain itu, jangan mengungkit-ungkit kesalahan yang sudah tutup buku alias masa lalu. Mengungkit kesalahan yang sudah lewat mengesankan bahwa Anda seorang pendendam.

Dengarkan Pembelaannya
Anda jangan hanya menegur tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Tentu ia punya pembelaan diri mengapa ia melakukan kesalahan tersebut. Maka tak ada salahnya, Anda dengarkan baik-baik masalahnya. Siapa tau bisa membantu Anda dalam memecahkan persoalan ini.

Berikan Solusi
Setelah menegur, alangkah bijak jika Anda juga memberikan solusi dan jalan keluar sebagai upaya perbaikan. Beritahu apa yang Anda inginkan. Jangan biarkan mereka melakukan kesalahan lagi hanya karena mereka tak tahu apa keinginan Anda.

Buatlah Komitmen Perbaikan
Bicarakan hal terbaik yang dapat Anda dan dia lakukan untuk memperbaiki keadaan. Kemudian buatlah kesepakatan dan komitmen dalam rangka perbaikan. Tentukan batas waktu. Akhiri prosedur pemberian teguran ini dengan saling pengertian. Selesaikan aneka konflik. Kemudian carilah kesempatan agar Anda bisa melihat perbaikan yang dilakukannya.

Jangan lupa, teguran harus dilakukan dengan tegas sekaligus adil. Jangan hanya menegur orang-orang yang tidak Anda suka. Dalam hal ini Anda harus mengesampingkan sikap subjektif. Jika Anda hanya menegur orang-orang tertentu, Anda akan dicap pilih kasih dan tidak adil. Hal yang tak kalah penting, dalam menegur tunjukkan sikap untuk membantu, bukan menghukum.

TIPS DALAM BEKERJA

0

Suasana kerja

Description:
1. Jalani pekerjaan anda dengan tekun dan sabar
Orang bilang, majikan baru percaya pada anda setelah anda mampu mengerjakan pekerjaan yang diberikan kepada anda, meski pekerjaan itu kecil dan remeh. Tapi itu modal dasar untuk meraih kepercayaannya dan investasi untuk menuju puncak

2. Belajar selama bekerja
Selama bekerja, anda harus banyak belajar dari bidang anda. Pengetahuan dan pengalaman adalah investasi jangka panjang. Jangan sampai setelah anda bekerja lama, anda tidak tahu apa-apa. Anda harus banyak bertanya pada orang yang lebih berpengalaman dan mempunyai pengalaman luas. Saya sarankan anda bergabung dengan komunitas / kelompok / club/ forum dimana anda dapat mengembangkan diri (lihat kebawa : contoh club/forum yang bisa anda ikuti).

3. Pindahlah bila karir anda mentok
Angka 3 atau 4 tahun adalah angka dimana biasanya karir sesorang naik 1 atau 2 tingkat. Lebih dari itu berarti ada yang tidak beres dengan perusahaan. Karir bisa dibagi menjadi pangkat, jabatan dan golongan

4. Bila anda bosan dan ingin pindah kerja, maka bertahanlah minimal 2 tahun
Angka 2 tahun adalah angka minimal, anda akan dianggap berpengalaman bila mempunyai pengalaman kerja minimal 2 atau
3 tahun, dibawa angka itu anda dianggap belum berpengalaman.

Yang terpenting dari semua itu, anda harus menciptakan nilai tambah bagi diri sendiri atau orang lain shg impian anda akan cepat terwujud. Semakin banyak anda memberi maka semakin banyak pula anda menerima.

Peranan Komputer Bagi Pendidikan di Tingkat SMA

0

Peranan Komputer bagi Tingkat SMAPada awalnya komputer dititikberatkan pada proses pengolahan data, tetapi karena teknologi yang sangat pesat, saat ini teknologi komputer sudah menjadi sarana informasi dan pendidikan khususnya teknologi internet. Dalam hal pendidikan, komputer dapat dipergunakan sebagai alat bantu (media) dalam proses belajar mengajar baik untuk guru maupun siswa yang mempunyai fungsi sebagai Media tutorial, alat peraga dan juga alat uji dimana tiap fungsi tersebut masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Sebagai media tutorial, komputer memiliki keunggulan dalam hal interaksi, menumbuhkan minat belajar mandiri serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa / anak. Tetapi interaksi komputer dengan manusia belum dapat menggantikan interaksi manusia dengan manusia, selain itu mempunyai kelemahan lain yaitu kemauan belajar mandiri yang masih rendah. Komputer sebagai alat uji memiliki keunggulan dalam keobyektifan, ketepatan dan kecepatan dalam penghitungan tetapi masih belum dapat menilai soal-soal essai, pendapat dan hal yang terkait dengan moral dan etika. Yang terakhir, sebagai media alat peraga, komputer mempunyai kelebihan dapat memperagakan percobaan tanpa adanya resiko, tetapi membutuhkan waktu dalam pengembangannya.

Sebelum memperkenalkan komputer kepada anak, orangtua maupun guru seharusnya dapat memahami perkembangan pemahaman anak, dimana pada usia 0 -2 tahun anak mendapatkan pemahamannya dari penginderaannya. Kemudian usia 2 – 7 tahun anak mulai belajar menggunakan bahasa, angka dan simbol-simbol tertentu. Pada usia 7 – 12 tahun anak mulai dapat berpikir logis, terutama yang berhubungan dengan obyek yang tampak langsung olehnya.

Yang saat ini perlu menjadi perhatian bagi orangtua maupun guru adalah bagaimana cara memperkenalkan komputer kepada anak. Hal yang perlu dicoba adalah dengan program-program aplikasi (software) yang bersifat “Edutainment” yaitu perpaduan antara education (pendidikan) dan entertainment (hiburan). Selain itu program (software) aplikasi “Edutainment” tersebut mempunyai kemampuan menumbuhkembangkan kreatifitas dan imajinasi anak serta melatih saraf motorik anak. Contohnya program permainan kombinasi benda, menyusun benda atau gambar (Puzzle) serta program berhitung dan software-software lain yang didukung perangkat multimedia.

Selain program aplikasi (software), dunia internet semakin berarti bagi anak-anak. Internet memungkinkan anak mengambil dan mengolah ilmu pengetahuan ataupun informasi dari situs-situs yang dikunjunginya tanpa adanya batasan jarak dan waktu. Di samping itu masih ada manfaat lain yang didapat dari internet, misalnya surat menyurat (E-mail), berbincang (chatting), mengambil dan menyimpan informasi (download).

Untuk perkembangan pendidikan selanjutnya teknologi “Teleconference” (Konferensi interaktif secara on line dari jarak jauh) dirasakan sudah pantas di coba dan dikembangkan, karena dapat menghemat waktu, tenaga pengajar, kapasitas ruang belajar serta tidak mengenal letak geografis.