PSIS vs PSMS 1-1 “RUSUH”

SEMARANG, KAMIS Pertandingan antara PSIS Semarang dan PSMS Medan pada lanjutan kompetisiIndonesia Super League di Stadion Jatidiri, Semarang, Kamis (9/10), berakhir imbang dengan skor 1-1. Laga ini sempat diwarnai kericuhan akibat kepemimpinan wasit Sunarjo Joko yang mengecewakan sehingga diganti oleh wasit lain di babak kedua.

“Ayam Kinantan” sebagai tim tamu unggul lebih dulu melalui penalti Leonardo Martins pada menit ke-27. Penalti tersebut diberikan wasit karena handsball kapten PSIS Idrus Gunawan di dalam kotak terlarang.

Sepanjang babak pertama, PSIS menilai wasit berlaku tidak adil. Dua kali Sunarjo membuat keputusan yang merugikan tuan rumah. Ketika pemain PSMS melakukan pelanggaran di kotak penalti, Sunarjo tidak meniup peluit tanda pelanggaran. Selanjutnya, pemain PSMS juga melakukan handsball di daerah terlarang, tapi wasit memilih diam.

Karena kesal, begitu turun minum, Manajer PSIS Semarang Yoyok Sukawi sempat menghampiri dan mencoba menyerangnya. Petugas keamanan kemudian mengamankan wasit dari kejadian lebih lanjut. “Keterlaluan, tim kami jelas dirugikan,” ucap Yoyok seusai pertandingan.

Kekecewaan pihak PSIS tak berakhir sampai di situ. Pendukung PSIS atau “Panser Biru” bahkan melemparkan tempat sampah ke arah wasit ketika ia dituntun keluar lapangan dengan kawalan polisi yang melindunginya dengan tameng. 

Setelah insiden tersebut, pertandingan sempat tertunda selama kurang lebih 30 menit. Selanjutnya, pihak PSIS meminta panitia pelaksana untuk mengganti wasit Sunarjo. Babak kedua akhirnya dimulai setelah Sunarjo diganti oleh wasit Deri Koswara.

Pada babak ini, PSIS mencoba menekan pertahanan tamunya. Beberapa pemain mencoba melakukan tembakan jarak jauh, tetapi kiper PSMS Ghali Sudaryono berhasil mementahkannya.

Kemenangan PSMS yang sudah di depan mata akhirnya lenyap setelah penyerang PSIS Gaston Castono dijatuhkan bek PSMS Patricio Zimenez di kotak terlarang sembilan menit sebelum bubar. Gaston berhasil mengeksekusi penalti tersebut dan menyamakan skor.

 Sepak Bola Indonesia benar – benar memalukan. Indonesia sudah membuat sebuah liga yang bernama Liga Super Indoensia tetapi pada kenyataannya liga sepak bola indonesia selalu seperti ini. Sudah sangat sering kejadian seperti ini terjadi dan menjadi sorottan publik penggemar sepak bola.

Klo begini terus..Kapan Sepak Bola Indonesia bisa maju. Berbagai Visi dan Misi yang di terapkan PSSI dalam mengelola sepak bola tanah air ini dampaknya tetap tidak bisa terlihat.

Impian untuk tampil ke tingkat sepak bola profesional cuma mimpi dan khayalan.

Sampai kapankah sepak bola Indonesia ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s