Legenda Sepak Bola Idonesia Ronny Pattinasarani Telah Tutup Usia

Legenda Sepak Bola Indonesia

Legenda Sepak Bola Indonesia

Dunia Sepak Bola Indonesia Sedang berduka. Legenda sepakbola Indonesia Ronny Pattinasarani mengembuskan napas terakhirnya, Jumat (19/9) pukul 13:30 WIB di ruang Mawar No 409 Rumah Sakit Omni Medical Center, Jakarta.

Ronny pria yang juga dikenal menjadi komentator sepakbola di beberapa stasiun televisi itu sempat tiga hari dirawat di Rumah Sakit tersebut akibat sakit kanker pankreas. Pesepakbola yang lahir di Makassar, 9 Februari 1949 itu membela tim nasional Indonesia selama periode 1970-1984.

Sebagai pemain, Ronny pernah memperkuat klub PSM Makassar Yunior, PSM Makassar, Warna Agung dan Tunas Inti.

Sedangkan sebagai pelatih, Ronny pernah menangani sejumlah klub antara lain, Persiba Balikpapan, Persita Tangerang, Petrokimia Putra, dan terakhir SSB AS-IOP hingga 2007.

Selain pernah menjadi pemain terbaik Galatama, Ronny juga mencatat berbagai prestasi, di antaranya runner-up Piala Asia Yunior, juara Merdeka Cup, runner-up King Cup, runner-up Pesta Sukan, juara Soeharto Cup, dan juara Galatama bersama Warna Agung.
Pada tahun 1982, Ronny menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang masuk dalam tim All-Star Asia.

Seperti ditulis situs resmi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, http://www.pssi-football.com, rencananya jenazah almarhum yang mencurahkan sepanjang hidupnya untuk sepakbola ini, akan disemayamkan di rumah duka di Pulomas 3B No 9 Jakarta.

 

Segenap rekan dan pengurus PSSI juga akan langsung melayat ke rumah duka.

 

Sebelum meninggal, Ronny Pattinasarani sempat melakukan perawatan hingga ke negeri China. Tercatat lebih dari dua kali, mantan pelatih klub Persiba ini harus bolak-balik ke China untuk menyembuhkan penyakit kanker ganas yang dideritanya.

 

Ronny Pattinasarani sendiri baru pulang dari perawatan di China pada 31 Agustus lalu, beberapa hari setelah operasi penyedotan cairan kanker dari paru-paru dan tulang belakangnya.

 

“Setelah tiba di Jakarta, Ronny Pattinasarani meminta pergi ke Makassar untuk bertemu keluarga besarnya. Ternyata itu menjadi pertemuan yang terakhir,” ungkap Donny Pattinasarani.

 

Selain ingin bertemu keluarga besarnya di Makassar, Ronny Pattinasarani juga saat kembali ke Jakarta, (15/9), lalu menyatakan ingin bertemu dengan orang-orang dan sahabatnya yang banyak membantu dirinya dalam mengembangkan sepakbola Indonesia, terutama sepakbola usia dini.

 

Para tokoh yang disebut yng sempat bertemu beberapa hari lalu adalah Arifin Panigoro, Nirwan D Bakrie dan Nugraha Besoes.

 

Ronny Pattinasarany meninggalkan tiga orang anak dari hasil pernikahannya dengan Stella Maria, yakni Robbeno Pattrick Pattinasarany (Benny/30), Hendry Jacques Pattinasarany (Yerry/28), dan Tresita Diana Pattinasarany.

Selamat Tinggal Legenda Sepak Bola Indonesia. . . !!!

Selamat Jalan Pak Ronny . . . .!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s