PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PROGRAM STUDI TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 1 SAROLANGUN

0

Penerimaan Peserta Didik Baru

Program Studi Teknik Gambar Banguanan

SMK Negeri 1 Sarolangun Jambi

Tahun Pelajaran 2016/2017

Berbicara tentang Program Studi Teknik Gambar Bangunan memang kebanyakan orang salah mengartikan jurusan ini dikarenakan menempelnya kata bangunan , tapi itu adalah pemikiran yang salah karena Teknik Gambar Bangunan bukanlah seperti kebanyakan yang orang katakan. Berikut akan kami tampilkan cuplikan video tentang apa itu jurusan teknik gambar bangunan beserta video promosi penerimaan siswa baru Program Studi Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Sarolangun Jambi.

Tampilan Video Teknik Gambar Bangunan

Info lebih lanjut silahkan menghubungi Panitia PPDB SMKN 1 Sarolangun :

Tampilan brosur Penerimaan Siswa Baru Teknik Gambar Bangunan

brosur tgbbbb copy

Penerimaan Siswa Baru Program Studi Teknik gambar Bangunan SMK Negeri 1 Sarolangun

0

Penerimaan Peserta Didik Baru Program Studi Teknik Gambar Bangunan

SMK Negeri 1 Sarolangun

logo TGB

Berbicara tentang Program Studi Teknik Gambar Bangunan memang kebanyakan orang salah mengartikan jurusan ini dikarenakan menempelnya kata bangunan , tapi itu adalah pemikiran yang salah karena Teknik Gambar Bangunan bukanlah seperti kebanyakan yang orang katakan. Berikut akan kami tampilkan cuplikan video tentang apa itu jurusan teknik gambar bangunan beserta video promosi penerimaan siswa baru Program Studi Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Sarolangun Jambi.

Tampilan Video Teknik Gambar Bangunan

  1. Penerimaan Siswa Baru
  2. A) Penjelasan Tentang Teknik Gambar Bangunan, Video Part 1
  3.  B) Penjelasan  Tentang Teknik Gambar Bangunan, VideoPart 2

Info lebih lanjut silahkan menghubungi Panitia PPDB SMKN 1 Sarolangun :

Tampilan brosur Penerimaan Siswa Baru Teknik Gambar Bangunan

brosur tgbbbb copy

Cara Efektif Mendidik Anak Pada Usia 2 Tahun

0
Camera 360

Usia 2 Tahun

Cara mendidik anak usia 2 tahun tentu saja sedikit berbeda dengan cara mendidik anak dengan usia di atasnya. Hal ini dikarenakan pada saat si anak masih dalam usia 1 – 2 tahun, dia masih dalam masa perkembangan yang sangat pesat dalam berbagai hal. Sejak lahir ke dunia, seorang bayi akan menunjukkan perubahan yang perlahan namun pasti setiap harinya. Dan pada saat ia mulai menginjak usia 2 tahun, perubahan-perubahan besar mulai terjadi pada si anak. Selain bisa dilihat dari perubahan fisiknya yang mungkin bertambah berat dan bertambah tinggi, si anak juga pasti akan menunjukkan perubahan sikap yang cukup signifikan. Dan tak bisa dipungkiri bahwa pada saat anak memasuki usia 2 tahun, dia akan sangat banyak menerima dan menyerap informasi dari luar dan dari siapapun yang nantinya di kemudian hari akan menjadi fondasi hidupnya. Maka dari itu sebagai orang tua, usahakanlah untuk bisa menggunakan cara mendidik anak usia 2 tahun yang tepat supaya putra ataupun putri Anda bisa berkembang dengan baik dan tentunya menjadi anak yang cerdas dan juga tumbuh menjadi pribadi yang positif.

Perkembangan Anak Pada Usia 2 Tahun

Ketika anak sudah mulai menginjak usia 2 tahun, tak bisa dipungkiri ia mulai ingin mencari tahu tentang segala hal yang ada di sekitarnya. Pada usia ini Anda sebagai orang tua atau orang-orang yang ada di sekitarnya pun akan mulai kerepotan mendidiknya. Pasalnya semua fungi inderanya sudah mulai bekerja dengan baik. Pada saat usia ini si anak sudah mulai hapal dan mengenali siapa saja orang-orang yang ada di sekitarnya, terutama ayah dan ibunya dan juga keluarganya, baik kakak, nenek, kakek, dan sebagainya. Maka dari itu tak jarang jika anak berusia 2 tahun akan merengek ketika dia digendong atau pertama kali berinteraksi dengan orang yang wajahnya sangat asing untuknya. Untuk mengetahi bagaimana cara mendidik anak usia 2 tahun, Anda tidak perlu terlalu banyak membaca buku yang berisi teori-teori cara mendidik anak, karena untuk mendidik seorang anak bukan hanya dibutuhkan teori, tetapi juga harus dipraktikkan.

Sebagai orang tua, Anda memiliki peranan yang sangat penting bagi tumbuh kembang buah hati Anda. Bisa dibilang bagaimana karakter anak terbentuk saat ia tumbuh besar nanti adalah sesuai dengan benih yang disemai oleh Anda sebagai orang tua. Jika Anda memberikan kaih sayang yang cukup dan Anda juga menggunakan cara mendidik anak usia 2 tahun yang benar dan tepat, maka anak Anda nantinya kemungkinan bisa menjadi pribadi yang positif dan cerdas. Akan tetapi hal sebaliknya tentu akan terjadi jika sebagai orang tua Anda justru sangat sering mencontohkan atau memperlihatkan hal-hal yang seharusnya tidak dilihat oleh anak berusia 2 tahun.

Tips Jitu Cara Mendidik Anak Usia 2 Tahun

Untuk mendidik seorang anak kecil ada banyak hal dan faktor yang harus Anda ketahui dan harus Anda miliki di dalam diri Anda. Inilah yang membuat para ahli mengungkapkan bahwa pendidikan yang ditanamkan pada saat kecil sangatlah penting karena akan menjadi pondasi bagi si anak yang kemudian menjadi tumpuannya saat ia mulai tumbuh besar. Ada banyak cara yang mungkin bisa Anda coba dan bisa Anda praktikkan dalam mendidik buah hati Anda yang saat ini mungkin masih menginjak usia 2 tahun.

  1. Meluangkan Waktu

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebagai orang tua adalah berusaha meluangkan sedikit waktu Anda untuk si anak supaya ia paling tidak memiliki waktu bermain dengan orang tuanya. Sebagai orang tua, tentu aja bukan hal yang salah jika Anda memiliki kesibukan tersendiri. Tidak ada yang menyalahkan orang tua harus sibuk dengan pekerjaannya, harus sibuk di luar rumah dan cukup kurang memiliki waktu di rumah bersama buah hatinya. Akan tetapi demi melakukan cara mendidik anak usia 2 tahun yang benar, Anda harus mengerti sepenuhnya tentang tanggungjawab Anda sebagai orang tua yang juga harus menguru anak Anda. Luangkanlah waktu Anda untuk sekadar ngobrol atau bermain bersama anak Anda. Meskipun sudah menjadi kewajiban sebagai orang tua yang harus menafkahi anak dan keluarga dengan cara sibuk bekerja, akan tetapi sebaiknya Anda menyeimbangkan antara menyayangi pekerjaan Anda dan juga menyayangi buah hati Anda.

  1. Mengajarkan Kebiasaan Baik

Usia 2 tahun adalah usia di mana si anak sangat mudah menerima, menyerap dan juga menirukan informasi yang didapatkannya dari orang lain termauk orang tua. Nah, cara mendidik anak yang baik adalah dengan mengajarkannya atau mencontohkannya kebiasaan-kebiasaan baik mulai dari hal-hal yang terkecil. Tak bia dipungkiri bahwa anak usia 2 tahun memang masih cukup sulit untuk dipahami apalagi diajari tentang suatu hal. Maka dari itu, ajaklah berkomunikai dan sedikit demi sedikit ajarkan dia untuk bisa melakukan berbagai hal positif yang berguna bagi orang lain. Cara mendidik anak usia 2 tahun adalah dengan memperkenalkan si anak perbedaan antara hal yang baik dan hal yang buruk. Contohnya sangat sederhana, contohkan dia untuk membelai dan memberikan kasih sayang ketimbang membiarkan anak Anda melihat Anda memukul seseorang atau melihat orang lain memukul orang yang lainnya.

  1. Biarkan Anak Berekspresi

Sebagi cara mendidik anak usia 2 tahun selanjutnya, Anda juga tidak boleh terlalu mengekang anak Anda untuk melakukan suatu hal. Melakukan ini tidak boleh, itu tidak boleh, ini berbahaya, itu pun berbahaya. Mungkin menurut Anda memang seperti itu, tetapi Anda sendiri mungkin tidak pernah bisa memahami apa yang diraakan dan dipikirkan oleh anak Anda. Nah, sebagai cara mendidik anak yang baik, biarkan saja si anak melakukan segala hal yang disukainya. Akan tetapi dengan catatan bahwa kegiatan atau hal yang dilaukan oleh si anak tetap dalam pengawasan Anda. Mialnya anak Anda memegang sebuah krayon atau pensil warna. Berikan dia kertas dan biarkan dia membaut coretan-coretan di kertas tersebut ketimbang dia nantinya akan mencoret-coret di dinding. Sebaiknya Anda juga biarkan dia mulai bermain dengan teman sebayanya agar dia bisa lebih mengekspresikan dirinya dan keinginannya.

Menurut Anda sendiri, apakah selama ini diri Anda sudah menjadi orang tua yang baik untuk anak Anda? Nah, dengan artikel cara mendidik anak usia 2 tahun ini kami harapkan Anda bisa instrospeksi diri tentang apa aja yang alah dari cara Anda mendidik buah hati Anda selama ini. Mungkin ikap anak yang nakal, pemalas, dan sebagainya adalah karena dipengaruhi oleh diri Anda sendiri. Maka dari itu mulai saat ini, cobalah untuk menjadi orang tua yang baik dengan melakukan beberapa tips yang kami berikan tadi. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat

Potret Dunia Pendidikan Saat Ini

0

Kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh tingkat perkembangan pendidikan/pengetahuan bagi seluruh elemen terkait. Berbagai permasalahan pendidikan yang kompleks sering muncul di negara-negara maju maupun dinegara berkembang tak terkecuali di Indonesia. Permasalahan-permasalahan yang muncul di dunia pendidikan ini sering kali termuat dalam jurnal, diskusi, workshop dan juga seminar-seminar yang digelar oleh berbagai elemen masyarakat peduli pendidikan di berbagai pelosok. Walaupun demikian, esensinya masih belum mampu memberikan solusi yang tepat dan akurat dalam mencari jalan keluar (titik temu) untuk perbaikan Sistem Pendidikan Nasional.

Apabila kita berkaca pada pengalaman dimasa lalu, di-era 90-an bangsa kita begitu dihargai kualitas pendidikannya oleh negara-negara tetangga dimana pada saat itu misalnya saja warga negara Malaysia banyak sekali yang menuntut ilmu di kita (Indonesia), bahkan pada era 90-an Malaysia banyak mengontrak guru-guru dari Indonesia untuk mengajar disana. Seiring dengan berjalannya waktu ternyata peta perkembangan pendidikan tersebut menjadi berubah drastis, khusus untuk wilayah ASEAN saja saat ini Indonesia seolah tidak lagi memiliki taring yang dapat dibanggakan seperti dulu.

Berbagai polemik pun akhirnya muncul ke permukaan antara kedua negara sehingga mengakibatkan terganggunya hubungan bilateral diantara kedua negara. Sistem birokrasi yang dirasakan terkesan kaku dan amburadul juga mengakibatkan perkembangan pendidikan di Indonesia menjadi semakin terhambat dan terpuruk. Diantara negara-negara anggota ASEAN saja Indonesia berada pada urutan paling rendah dalam sistem pendidikannya, ada dibawah Vietnam yang notatbene negera tersebut adalah negara kecil.

Ketidak konsistenan Pemerintah dalam setiap perubahan kabinet menjadi salah satu faktor utama penyebab keterpurukan pendidikan di Indonesia, setiap periode pemerintahan selalu saja memunculkan sebuah sistem yang baru dimana sistem yang lama belum dapat diterima secara utuh oleh masyarakat pendidikan tiba-tiba semua harus berubah disesuaikan dengan sitem pendidikan yang baru. Para praktisi pendidikan pun dibuat kalang kabut kebingungan untuk memberikan solusi terbaik dikarenakan situasi tersebut. Kita pasti ingat dengan CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif), sistem tersebut belum tuntas dilaksanakan tiba-tiba muncul Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) selang beberapa tahun kemudian berubah kembali menjadi KTSP dan sekarang masyarakat pendidikan dihadapkan pada Kurikulum 2013. Perubahan-perubahan singkat seperti ini benar-benar membingungkan para pendidik serta tak luput juga anak didik kita pun menjadi kebingungan.

Tepuk tangan yang meriah mungkin dapat sedikit mengobati kebingungan kita saat ini, para pemimpin diatas mungkin lebih suka dengan cara seperti ini untuk menguji kesabaran dan keiikhlasan kita dalam usaha mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Sekali lagi tepuk tangan yang keras untuk sistem pendidikan di Indonesia.

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMK NEGERI 1 SAROLANGUN Tahun Pelajaran 2014/2015

0

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU ( PPDB )
SMK NEGERI 1 SAROLANGUN
TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015

GELOMBANG 1 . ( JALUR MINAT DAN BAKAT )
Pendaftaran : 19 MEI s.d. 31 MEI 2014 , JAM : 07.30 – 12.00 WIB
Pengumuman Hasil Seleksi : 02 Juni 2014
Daftar Ulang : 3 Juni s.d. 5 Juni 2014, JAM , 07.30 – 12.00 WIB
GELOMBANG 2 . ( JALUR REGULER )
Pendaftaran : 16 JUNI s.d. 21 JUNI 2014, JAM : 07.30 – 12.00 WIB
Pengumuman Hasil Seleksi : 23 Juni 2014
Daftar Ulang : 24 Juni s.d. 26 Juni 2014, JAM : 07.30 – 12.00 WIB

 

PERSYARATAN
1. Lulus SMP / MTs Sederajat
2. Mengisi Formulir pendaftaran
3. Foto Copy Rapor SMP / MTs Semester 1 sampai Semester 5 ( Menunjukkan raport asli pada saat pendaftaran )
4. Pas foto 3 x 4 = 2 Lembar
5. Usia maksimal 19 tahun pada saat pendaftaran
6. Mengikuti seluruh proses seleksi yang dilaksanakan oleh SMK Negeri 1 Sarolangun

 

PROGRAM KEAHLIAN :
1. TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN 6. TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN
2. TEKNIK GAMBAR BANGUNAN 7. AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA
3. TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK 8. AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN
4. TEKNIK SEPEDA MOTOR 9. GEOMATIKA ( SURVEY PEMETAAN )
5. TEKNIK KENDARAAN RINGAN 10. MULTIMEDIA

Tempat Pendaftaran :
Sekretariat Panitia PPDB SMK Negeri 1 Sarolangun
Jalan Payo Loweh Desa Sungai Baung , Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun
Contact Person : 081274672161, 085266898175
Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada saat pendaftaran

 

Panser Tahan Azzurri di San Siro

0
Italia Vs Jerman

Italia Vs Jerman

Menjamu Jerman di San Siro, Italia hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 pada pertandingan yang digelar dini hari tadi (16/11).

Jerman mencetak gol terlebih dulu melalui Mats Hummels (8′). Tuan rumah membalas pada menit ke 28 berkat aksi Ignazio Abate.

Meski hanya pertandingan persahabatan, duel antara Italia dan Jerman kali ini sarat akan gengsi. Tim Panser yang belum mampu mengalahkan tuan rumah di ajang turnamen resmi berhasrat untuk menundukkan Azzurri di kandangnya.

Usaha itu tampaknya berhasil ketika pertandingan memasuki menit ke delapan. Hummels mencetak gol melalui sundulannya. Berawal dari tendangan sudut yang dieksekusi oleh Toni Kroos, Hummels menyelesaikannya dengan torehan gol.

Tertinggal satu gol tuan rumah berusaha bangkit. Namun justru mereka hampir kembali kebobolan melalui aksi sporadis Jerman. Beruntung Italia memiliki Gianluigi Buffon yang masih bisa menyelamatkan gawangnya.

Usaha Azzurri baru menemui titik terang di menit ke 28. Aksi cantik dari Abate dengan Leonardo Bonucci berakhir dengan sebuah gol yang dilesakkan pemain Milan tersebut.

Dengan kedudukan imbang, jalannya pertandingan semakin seru. Namun hingga turun minum tak ada tambahan gol tercipta. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.

Memasuki babak kedua, baik tuan rumah maupun tim tamu masih berhasrat untuk mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. Kedua tim saling jual beli serangan. Namun usaha mereka masih belum menunjukkan hasil maksimal.

Cesare Prandelli di kubu Italia mulai melakukan pergantian pemain demi meningkatkan permainan timnya. Pablo Osvaldo ditarik keluar dan digantikan Antonio Candreva di menit ke 53. Begitu juga di kubu Jerman, demi mendulang gol pada pertandingan sarat gengsi ini, Mesut Ozil diturunkan menggantikan Mario Gotze. Namun, hingga pertandingan memasuki menit ke 74 kedudukan imbang masih belum berubah.

Masih memiliki sisa waktu, kedua tim masih terus memburu kemenangan dalam laga ini. Meski secara agresivitas serangan sudah cukup mengendur, baik Italia maupun Jerman masih terus menemui kebuntuan. Hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir ditiupkan wasit, kedudukan imbang 1-1 tetap bertahan.

Statistik Italia – Jerman

Penguasaan bola: 44% – 56%
Shot (on goal): 11 (2) – 11 (2)
Corner: 5 – 5
Pelanggaran: 15 – 14
Offside: 1 – 0
Kartu kuning: 2 – 2
Kartu merah: 0 – 0

Starting line-up kedua tim:

Italia (4-1-3-2): Buffon; Abate, Barzagli (Ogbonna 71′), Bonucci, Criscito; Pirlo (Cerci 82′); Marchisio, Montolivo, Motta; Osvaldo (Candreva 53′), Balotelli.

Jerman (4-2-3-1): Neuer; Lahm, Hummels, Boateng, Jansen; Kroos, Khedira (Bender 67′); Muller (Bender 87′), Gotze (Ozil 60′), Schurrle (Reus 59′); Kruse.